NGIDAM ; NYIDAM
Ketika perut mebuncit, punting membesar, perempuan sering mengalami keinginan untuk melakukan hal-hal yang tidak lumrah dilakukan. Mempunyai permintaan yang tidak nalar karena sering tidak ngitung bahkan tanpa mempertimbangkan ada atau tidak barang yang diinginksan Keinginan dan hasrat yang luar biasa untuk mendapatkan makanan, benda, atau apa saja haruslah terpenuhi, tidak bisa tidak. Bahkan tak seorang pun yang berkeinginan untuk melawan atau menentang keinginan itu. Meskipun keinginan itu terkadang merepotkan banyak orang. Permintaan yang nganeh-nganehi itu lazim disebut Nyidam. Namun keinginan perempuan untuk mendapatkan kepemilikan barang, makananan, kegiatan yang luar biasa itu tidak hanya saat hamil saja. Tetapi, istilah nyidam lebih identik dengan masa kehamilan.
Bagaimana Krisna tokoh imajiner dalam cerita kartun “ Krisna “ harus bersusah payah membuatkan jembatan untuk penyebrangan perempuan-perempuan cantik desa sebelah meskipun perempuan-perempuan cantik itu sering menggoda dan menyakiti hati Krisna itu. Tidak pula Rara Jonggran yang menyuruh .. membuatkan candi dalam waktu yang singkat, semalam. Masih banyak laki-laki yang pernah mengalami hal yang sama. Perempuan memang punya alat untuk menekan lelaki agar permintaan terpenuhi. Apalagi seorang perempuan yang sedang menyimpan benih lelaki yang sedang tumbuh kembang.
Perubahan perut yang terus menerus membesar diikuti oleh perubahan fungsi hormon kewanitaan membuat prilaku fisiologi tubuh perempuan semakin tidak lumrah. Terkadang perempuan itu, harus mutah-mutah, sering pipis, gelisah, tidak percaya diri, manja dan terus ingin didekati. Prubahan fisik maupun psikis sebagai bagian dari pelengkap ibu hamil. Ada anggapan dari beberapa orang ” gawan bayi .”Apa memang benar perempuan bertingkah begitu saat sedang hamil?
Dr Wachyu Hadisaputra SpOG mengatakan bahwa, perempuan merasakan berbagai macam keadaan yang tidak menyenangkan, atau bukan merupakan kebiasaan selama ini, merupakan hal yang wajar. Dalam istilah kesehatan, hal ini disebut Emesi Graridarium . Wujud yang paling sering muncul dari keadaan perubahan hormonal perempuan hamil itu adalah rasa mual-mual, mutah-mutah, mengantuk, malas bergerak, hingga yang tidak terbiasa seperti nyidam. Perubahan yang tidak nalar itu, terkadang membuat pusing seribu keliling itu sebenarnya merupakan akibat dari perubahan hormon human Clorionic Gonadatropin (hCG),yang dikeluarkan oleh indung telur. Hormon ini bertugas memberikan makan pada janin, sebelum plasenta terbentuk sempurna. Oleh karena memberikan langsung ke janin dengan hCG ini maka ibu akan mengalami rekasi-reaksi tertentu.
Reaksi yang muncul pada ibu hamil memang berbeda-beda, ada ibu hamil yang tidak mengalami hal yang demikian, namun ada yang terus-menerus mutah-mutah, mual hingga cairan tubuh habis maka itu yang perlu pertolongan medis. Kejadian ini yang sering disebut dengan hiper-emesis.
Bagaimana dengan keinginan seorang istri untuk menginginkan sesuatu, nyidam? Ngidam merupakan perubahan perasaan, maupun keinginan yang ” aneh” dan bisa muncul mendadak, kalu bisa sebagai seorang suami harus menuruti. Dalam hal ini perempuan hamil sangat membutuhkan pengertian suami. Sangatlah berat bagi seorang istri menjalani hari-hari kehamilannya. Dia butuh dukungan psikis dari lingkungan agar tetap merasa nyaman. Jika memang sulit dicari, carikanlah penggantinya agar istri tetap senang batuinnya.
Maka, siapa pun orangnya, jika istri saat hamil berkeinginan untuk makan buah yang sulit didapat, pastilah suami berusaha untuk memenuhin“nyidamnya “ istri. Nyidam memang sering dialami oleh perempuan hamil tetapi tidak lantas lelaki tidak mengalami Nyidam pada saat istri sedang hamil. Banyak lelaki yang mengalami hal sering dialami oleh perempuan itu. Namun itu belum terbukti secara medis, tetapi dalam ranah kebiasaan tak sedikit lelaki mengalaminya.
Dengan dalih “ gawan bayi “ lelaki mana pun tidak bekeberanian menolak hasrat biologis wanita itu. Tetapi, bagaimana jika perempuan itu menghendaki untuk dibelikan mobil, rumah mewah atau pingin diciumkan kepala SBY? Mungkinkah permintaan itu layak dipenuhi? Atau mencarikan penggantinya? Mungkin saja ya, jika yang hamil itu Anisa Pohan. Jangankan Cuma mobil, rumah mewah, seratus mobil mewah, dua ratus rumah megah pun akan dituruti. Makhlum karena memang ada cukup untuk menuruti kemauan yang bayi..
Meski demikian tidak semua perempuan nyidam neko-neko, ada yang hanya nyidam sawo, mie ayam. Mungkin karena janinnya yang ada di perut tahu diri. Ayahnya hanya seorang guru wiyata bhakti yang bergaji seratus ribu perbulan. Meski demikian sang suami pun bersusah payah untuk membelikan sawo meski hanya sawo BS ( dalam bahasa pertukangan disebut dengan istilah KW 3 atau KW 4). Tidak banyak yang baik hampir semuanya luwas dalam eufimisme bahasa disebut terlalu ranum. Jika bayi itu telah besar maka istilah itu akan diganti dengan sawo bosok.
Tak ada suami yang menolak keinginan perempuan yang sedang ngidam. Terlepas keinginan itu dari istri atau tidak, yang jelas suami atau istri tidak ada yang pingin anaknya bakal lahir dengan kondisi fisik yang sering ngeces __mengeluarkan air liur terus seperti anak idiot __ atau ngiler. Tak mengherankan jika untuk memenuhi ngidam istri harus ngitung-ngitung karena kondisi menuntut untuk ngitung. Istri pun dengan rela memakan sawo yang terlalu ranum itu.
Nyidam memang tidak sekali. Bagi perempuan yang telah berulang kali hamil, tidak sekali pula ngidamnya. Tetapi ada juga perempuan yang tidak ngidam.
Namun perihal ngidam, tidak sedikit pengalaman yang menarik bagi seorang suami atau istri sendiri. Nyidam memang tidak dapat dihindari karena nyidam merupakan perubahan alamiah bagi istri yang sedang hamil.
Perubahan hormon dan fungsi faal tubuh perempuan berpengaruh terhadap emosi maupun fungsi faal lainnya.
Kata nyidam membawa berkah.
Meski demikian ada pengalaman unik yang dimliki oleh lelaki paroh baya yang tinggal di Dukuh Gebyog Gunungpati bernama Juwandi dan Sarmin. Dua pedagang mangga itu menggunakan kata nyidam karena ketertarikan harga mangga bak harga emas. Betapa tidak terkesima mengetahui harga sekilogram mangga Rp12.000,00. Mangga yang hanya berjumlah satu atau dua buah per kilogram itu sangatlah tinggi jika dibanding dengan harga ketela pohon satu bagor ( karung). Kejadian itu bermula dari berkeinginan untuk membeli buah mangga yang masih berada di pohon tidak diperbolehkan oleh pemiliknya. Pemiliknya orang berduit itu memang tidak berniatan menjual, tetapi kerena kelihaian dua lelaki paroh baya itu beberapa buah bisa ditangannya. Tetapi tidak dengan membeli malah dikasih hanya dengan mengatakan bahwa istrinya yang hamil sedang nyidam.
Buah mangga yang berjumlah sepuluh buah dengan berat tujuh kilogram itu itu lalu di jual di pasar Johar.
Urusan nyidam tidak hanya suami yang direpotkan, ayah, ibu, adik atau siapaun pasti ikut sibuk. Anak memang gegantilaning ati, maka tidaklah mengherankan jika demi anak siapapun harus merelakan.
Seorang ayah berkeinginan agar anaknya terpenuhi kebutuhan biologis, mental agar anak mampu tumbuh kembang sempurna. Sejak dalam kandungan kedua orang tua sudah bersusah payah. Apalagi seorang istri. Seharian penuh harus kesana kemari membawa benih lelaki itu, menyimpan dan merawat. Mendoakan dan bahkan harus mempersiapkan nutrisi yang baik dan bergizi. Istri yang biasanya tidak pernah minum susu kini harus dipaksa atau terpaksa minum susu hamil. Pakaian yang biasanya sembarangan kini harus berdaster dan celana dalam berukuran besar. Kadang celana dalam pun harus berlapiskan pembalut.
Terlepas dari gawan bayi atau apa istilahnya yang jelas istri dan suami tidak berkeinginan anaknya tidak sehat. Orang tua berusaha agar anaknya tumbuh baik, sehat, normal. Istri yang berlelah-lelah itu akan berimbang dengan kesusahan istri dan suami. Namun jangan kawatir, bahwa nyidam itu akan hilang dengan sendirinya setelah usia kandungan memasuki minggu ke 14 atau ke-16. Pada saat itu plasenta terbentuk sempurna dan bisa menyediakan makanan untuk pertumbuhan janin. Indung telur pun tidak memproduksi hormon hCG.
Tidak ibu tidaklah ayah jika anaknya menginginkan sesuatu pastinya orang tua berusaha memenuhi meski tidak saat itu bisa lain waktu. Anak memang perlu perhatian meski masih dalam kandungan.
Misalkan saja dua anaknya berkelahi maka yang disalahkan yang pertama, tentunya anak yang telah besar. Anak memang harapan dan tumpuhan segalanya untuk mewariskan keturunan dan tahta. Anak adalah amanah maka sebagai orang tua harus menjaga amanah itu sampai kapanpun. Tidak hanya menjaga saat berada di kandungan, tetapi begitu lahir ditelantarkan, disiksa, diperkosa bahkan dibunuh. Yang namanya amanah haru dijaga dan diselamatkan dari mara bahaya, dari setan demit atau siapapun juga karena hanya generasi yang mampu menyelamatkan keturunan, bangsa dan negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar